Beritabolabm88 – Dikalahkan Arsenal, Maurizio Sarri Marah Besar. Pelatih anyar Chelsea, yakni Maurizio Sarri begitu marah besar setelah melihat tim skuatnya harus ditaklukan Arsenal. Hal ini sendiri membuat Sarri sempat menunda kehadirannya di sesi wawancara dengan media, lazim digelar beberapa saat setelah pertandingan berakhir.

 

Diketahui Chelsea harus menelan kekalahan memalukan saat menghadapi Arsenal pada laga lanjutan pekan ke-23 kompetisi Premier League, Mimggu (20/1/2019) dinihari WIB. The Blues takluk dengan skor 0-2 pada laga yang berlangsung di Emirates Stadion.

 

Sementara dua gol bersarang ke gawang Chelsea berhasil untuk dicetak oleh Alexandre Lacazette dan Laurent Koscielny, kedua gol tercipta di babak pertama laga. Hasil ini berbanding terbalik saat perjumpaan pertama kedua tim di awal musim, dimana The Blues mampu menang 3-2.

 

Tidak hanya kekalahan saja disoroti, tim skuat Maurizio Sarri juga tampil buruk. Sepanjang pertandingan, hanya ada satu tendangan ke gawang yang mampu dilakukan oleh tim skuatnya dan tentunya ini menjadi catatan yang kurang bagus untuk The Blues.

 

Maka tak heran jika pelatih Chelsea, Maurizio Sarri sampai begitu marah dengan performa anak asuhan nya. Dirinya pun begitu heran melihat tim skuatnya, mengapa bisa tampil begitu buruk menghadapi Arsenal.

 

“Hal ini benar-benar membuat saya begitu marah. Meskipun saya paham jika melawan tim kuat tentu bisa saja menyulitkan dalam situasi tersebut. Namun tetap saja kami harus bisa memberi reaksi lebih baik,”ungkap dari Sarri usai pertandingan.

 

“Itu adalah pendekatan yang tidak bisa kami terima. Itu sama dengan [kalah 1-0 lawan] Tottenham. Kami pikir kami akan mengatasi masalah itu, tapi kami merasa kesulitan menemukan motivasi untuk bangkit,” tandas Sarri kepada bandar ceme online.

 

Menurutnya lagi, kekalahan yang telah dialami oleh Chelsea bukan hanya soal taktik yang telah diterapkan nya. Taktik yang dipakai sudah benar, namun kekalahan ini karean Chelsea kurang memiliki motivasi yang besar untuk bisa meraih kemenangan.

 

“Ini bukan soal taktik yang diterapkan. Jika dilihat dari sudut pandang teknis, tim sama-sama berada di level yang sama. Namun Arsenal lebih mempunyai tekad lebih besar dari pada tim kami,”tegasnya lagi.